Saturday, July 14, 2012

Resep (Tips) Bahagia

Semua orang pasti ingin bahagia. Tak seorang pun ingin hidupnya merana. Adakah cara atau metode agar kita hidup bahagia. Berikut 7 cara yang yang katanya akan membuat anda bahagia. Selamat membaca dan mencoba.

Lakukan Aktivitas Budaya

Orang yang menikmati seni, seperti musik dan aktivitas budaya lainnya cenderung lebih berbahagia dan lebih sehat. Ini menurut hasil penelitian yang dipublikasikan di Journal of Epidemiology pada bulan Mei 2011. Untuk kaum pria, aktivitas fisik, hobi di luar rumah, bekerja sebagai relawan juga berhubungan dengan kebahagiaan. Bagi para wanita bisa berupa kegiatan keagamaan di mesjid atau kegiatan olah raga. 

Peliharalah Kucing atau Anjing

kucing
Pemilik binatang piaraan katanya juga adalah kelompok yang cenderung lebih bahagia. Sebuah survey terhadap pemilik binatang piaraan dan bukan pemilik binatang piaraan yang dipublikasikan di Journal of Personality and Social Psychology pada bulan Juli 2011 mengungkapkan bahwa orang-orang yang memiliki anjing mengatakan bahwa binatang piaraan mereka menambah harga diri dan juga rasa memiliki. Penelitian ini dilakukan di Amerika. Pada tahun 2007, dua per tiga rumah tangga di Amerika memiliki setidaknya satu binatang piaraan. Saya kira ini ada kaitannya dengan semakin renggang dan semakin berkurangnya keakraban dan kehangatan hubungan social di negara tersebut. Untuk Indonesia yang hubungan interpersonalnya masih erat dan kuat, pastilah tak dibutuhkan binatang peliharaan untuk bahagia. Orang Indonesia yang kesepian di tengah keramaian masih relatif sedikit dibandingkan dengan di Amerika sana.

Bersyukur

Sebuah penelitian yang hasilnya di muat di Journal of Clinical Psychology pada tahun 2010, menemukan bahwa orang-orang dibiasakan menulis tiga hal baik yang terjadi atas diri mereka setiap minggunya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam hal kebahagiaan. Penemuan lainnya dari penelitian tersebut adalah bahwa para partisipan yang menulis kata-kata ucapan terimakasih terhadap orang lain juga mengalami peningkatan kebahagiaan. Intinya adalah semakin yang anda ingat adalah keberuntungan demi keberuntungan (bukannya kemalangan demi kemalangan) maka semakin anda bahagia. Semakin banyak rasa syukur anda kepada Tuhan, dan semakin banyak rasa terima kasih serta penghargaan terhadap bantuan orang lain maka semakin anda bahagia. Ah, ini betul sekali. Kata Mas Tukul mah “absolutely right”

Memupuk Sifat Altruisme

Review pada tahun yang sama, tahun 2010 menemukan bahwa memberi kepada orang lain dapat mendatangkan kebahagiaan. Juga sebuah penelitian pada 2008 yang dipublikasikan di jurnal Science menemukan bahwa mereka yang memberikan uang kepada orang lain dan bukannya membelanjakannya untuk kepentingan mereka sendiri, juga mengalami peningkatan kebahagiaan.

Bukan hanya itu, orang-orang yang menjadi relawan bukan karena tujuan pribadi cenderung hidup lebih lama. Ini berdasar pada sebuah penelitian yang dipublikasikan bulan Agustus 2011 di jurnal Health Psychology. Altruisme atau sifat mementingkan kepentingan orang lain berkaitan erat dengan pertalian (relationship) yang lebih kuat: sebuah studi pada 2006 menemukan bahwa orang-orang yang altruistik cenderung lebih bahagia dalam perkawinan mereka.

Lakukanlah Nostalgia

Orang yang bersifat sosial dan enerjik, orang yang bersifat ekstrovert adalah tipe kepribadian yang paling bahagia. Penelitian yang dipublikasikan pada bulan Juni 2011 di jurnal Personality and Individual Differences menemukan bahwa orang ekstrovert mendapatkan kebahagiaan karena kecenderungan mereka untuk melihat masa lalu dengan nostalgia. Menikmati kenangan yang membahagiakan atau menempatkan yang buruk dalam sebuah cahaya optimistik dapat membantu hidup lebih bahagia.

Catatan: orang ekstrovert adalah orang dengan sifat mudah bergaul, terbuka, enerjik. Orang introvert bersifat tertutup, pemalu, tidak mudah bergaul.
Catatan: mungkin penilaian ini dilakukan di atas perfektif orang ekstrovert. Menurut Jung, orang ekstrovert cenderung menyalahartikan sifat orang introvert. Seorang introvert bisa kelihatan murung karena mereka lebih bersifat kontemplatif, tapi bukan berarti mereka tidak bahagia. Orang introvert pun bisa menikmati kebahagiaan sebagaimana halnya orang ekstrovert.

Seks

seks
Aha! Ini pasti yang paling disukai bapak-bapak dan ibu-ibu! Pokoke katanya mereka yang menikmati hubungan seks yang lebih memuaskan, secara umum lebih bahagia. Juga sebuah penelitian yang dipublikasikan tahun 2010 di jurnal Social Psychological and Personality Science mengungkapkan bahwa pasangan pengantin baru dengan kepribadian neurotik mengalami penurunan kecemasan seiring dengan bertambah baiknya kehidupan seksual mereka. Pelukan dan afeksi fisik (belaian, elusan) juga meningkatkan kebahagiaan pada kaum lelaki.

Jangan Terfokus Padanya

Sebuah studi pada Mei 2011 menemukan bahwa memfokuskan diri terhadap kebahagiaan secara berlebihan malah sebaliknya dapat membuat orang kurang bahagia.
bebas"Menginginkan bahagia bisa membuat anda kurang bahagia," kata peneliti Iris Mauss, seorang asisten professor dalam bidang psikologi pada University of Denver, kepada LiveScience. "Jika anda secara eksplisit dan dengan sengaja terfokus pada kebahagiaan, maka nampak seperti usaha mengalahkan diri sendiri.” 

Studi yang dipublikasikan di jurnal Emotion, menemukan bahwa wanita yang melebihkan nilai kebahagiaan atau terfokus padanya ternyata mengalami kesulitan untuk mencapainya. Boleh jadi orang-orang ini membuat standar kebahagiaan yang terlalu tinggi, kata Mauss. Atau mungkin mereka terfokus pada kebahagiaan pribadi dengan mengabaikan hal-hal yang benar-benar membuat orang bahagia, seperti pertalian dengan teman dan keluarga.


Nah itulah 7 cara supaya anda bahagia. Semoga postingan ini bermanfaat.

Diterjemahkan: livescience.com


Share Article on :

No comments:

Post a Comment