Friday, November 16, 2012

Draf Kurikulum 2013 SMP

draf kurikulum 2013 smp
Kurikulum baru 2013 akan mulai diterapkan pada Juni 2013 nanti.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan bahwa perubahan kurikulum ini akan berimbas pada perubahan standar kompetensi lulusan yang berdasar pada tiga ranah, yaitu sikap, keterampilan, dan pengetahuan.

"Sama saja dengan SD. Struktur kurikulum SMP bertujuan membentuk anak-anak ini memiliki kompetensi dalam ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan," kata Nuh saat jumpa pers di Kantor Kemdikbud, Jakarta, Selasa (13/11/2012).

10 Mata Pelajaran

Dalam kurikulum 2013, jumlah mata pelajaran berkurang dari 12 mata pelajaran menjadi 10 mata pelajaran, yaitu:
  1. Pendidikan Agama, 
  2. PPKn,
  3. Bahasa Indonesia,
  4. Matematika,
  5. Seni Budaya,
  6. Penjaskes dan Olah Raga,
  7. Bahasa Inggris
  8. IPA,
  9. IPS,
  10. Prakarya
Dengan kurikulum 2013, IPA dan IPS sudah muncul, tetapi tetap sebagai mata pelajaran integrative science dan integrative social studies bukan sebagai pendidikan disiplin ilmu.

"Bahasa Inggris sudah mulai diajarkan untuk membentuk keterampilan berbahasa anak-anak," ujar Menikbud, Mohammad Nuh.

Sementara itu Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Muatan Lokal, dan Pengembangan Diri akan diintegrasikan dengan mata pelajaran yang ada.

"Muatan lokal itu masuk ke Seni Budaya, Penjaskes, dan Prakarya kalau tingkat SMP. Tingkatan ini juga TIK tidak akan berdiri sendiri, tapi jadi media untuk semua mata pelajaran," kata Nuh.

Durasi Belajar di Sekolah Bertambah

Durasi belajar di sekolah untuk anak SMP juga bertambah sebanyak enam jam pelajaran per minggu. Jika sebelumnya anak-anak akan belajar selama 32 jam di sekolah, nanti mereka akan belajar selama 38 jam di sekolah.

Pramuka Jadi Ekskul wajib

Untuk ekskul, siswa bisa memilih antara Palang Merah Remaja (PMR), UKS, OSIS, dan berbagai kegiatan yang ditawarkan oleh sekolah. Yang wajib diikuti sebagai kegiatan ekstrakurikuler adalah Pramuka.

Sumber:
Kompas.com
Share Article on :

5 comments:

  1. jadi guru Pendidikan Agama,PPKn,Bahasa Idonesia,
    Matematika,Seni Budaya,Penjaskes dan Olah Raga,
    Bahasa Inggris,IPA,IPS,Prakarya mengajarkan TIK, mustahil bisa. Yg bisa mengajar TIK hanya guru TIK,. Yang dipentingkan proyek, karena tdk bisa korupsi ilegal, maka yg dilakukan korupsi legal (proyek). Mudah-mudahan pada uji publik tidak lulus

    ReplyDelete
    Replies
    1. BISAAAA....!!!!!
      HARUSSS BISAAA....!!!!!
      KARENA SEORANG GURU ITU HARUS PROFESIONAL....!!!!!

      Delete
    2. bener banget, kalo ndak profesional, tidak harus dibayar tunjangannya. hari gini gabtek? apa kata dunia.

      Delete
  2. ya insya allah kurikulum ini tidak akan terlaksana, dan pada uji publik tidak lulus. bagaimana kita guru Pendidikan Agama,PPKn,Bahasa Idonesia,
    Matematika,Seni Budaya,Penjaskes dan Olah Raga,
    Bahasa Inggris,IPA,IPS,Prakarya mengajarkan TIK pasti akan membutuhkan waktu yg lama untuk memahami TIK, dan satu lagi bagaimana nasib guru TIK di SMP nanti kalau berlaku kurikulum baru! kasihan mereka. semenjak dibahas soal kurikulum baru, nasib guru TIK nya tidak ikut dibahas. bagaimanalah ini

    ReplyDelete
  3. Gimana nasib guru TIK yang telah di sertifikasi....????

    ReplyDelete